Ramaikan Java Jazz Festival, Anak Perusahaan BNI Gelar Produk Terbaru

Sabtu, 3 Maret 2018 | 01:00




Jakarta - Anak perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI tahun ini kembali mendukung perhelatan musik jazz terbesar di Tanah Air yaitu Jakarta International BNI Java Jazz Festival (JJF) 2018. Hal ini dalam rangka memeriahkan acara sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulannya.

Perhelatan musik ini dijadikan ajang untuk memperkenalkan produk-produk terbaru perusahaan anak BNI. Perusahaan Anak yang turut dalam event tersebut adalah BNI Syariah, BNI Multifinance, BNI Sekuritas, BNI Life, dan BNI Asset Management.

Keberadaan anak perusahaan BNI dapat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, tempat digelarnya Jakarta International BNI JJF 2018 mulai 2-4 Maret 2018.

Dalam event ini BNI Syariah menawarkan produk iB Hasanah Card yaitu kartu pembiayaan yang mendukung pariwisata halal. Kartu pembiayaan ini memberikan berbagai kemudahan berupa dukungan jaringan Mastercard yang luas sehingga dapat melakukan transaksi dimanapun, menikmati keindahan alam dan budaya lokal, serta menikmati kuliner yang halal bersama travel-travel mitra BNI Syariah yang terpercaya.

Selain wisata lokal seperti Lombok dan Bangka Belitung, BNI Syariah juga memperkenalkan wisata halal luar negeri seperti Turki, Jepang dan Korea. Di samping itu BNI Syariah juga mempersiapkan musala di area BNI JJF 2018 agar penonton juga tetap dapat menjalankan ibadah sepanjang acara berlangsung, serta dapat mencoba experience berinfak atau sedekah ke masjid dengan yap! BNI melalui barcode yang disediakan di area musalah.


Tak ketinggalan, BNI Multifinance menggelar promo kendaraan roda dua Royal Enfield besutan Inggris dengan gimmick voucher Rp 500 ribu bagi pembeli produk ready stock, serta tentunya pembiayaan dari BNI Multifinance dengan rate kompetitif. Program ini berlaku bagi seluruh pengunjung selama BNI JJF 2018 berlangsung. Pada kesempatan yang sama, BNI Sekuritas dan BNI Asset Management juga ikut memeriahkan BNI JJF 2018 dengan memberikan layanan konsultasi keuangan dan investasi bersinergi dengan BNI Wealth Management.

Kinerja Positif Perusahaan Anak BNI Perusahaan Anak BNI terus menunjukkan kinerja dan pertumbuhan yang positif, di mana pada 2017 telah berkontribusi Rp 1,28 Triliun atau 9,8% terhadap laba BNI Induk (tumbuh 34% dari 2016).

Untuk BNI Syariah sebagai Hasanah Banking Partner terus meningkatkan layanannya bersinergi dengan BNI, baik melalui Sharia Channeling Office (SCO) yang tersebar di 1.584 outlet BNI, serta digitalisasi melalui layanan Hasanah App, Hasanah Personal, dan Wakaf Hasanah. Pada 2017 BNI Syariah berhasil mencetak laba Rp 307 miliar, tumbuh 11% dari tahun sebelumnya.

Selain itu, BNI Life sebagai perusahaan asuransi jiwa milik BNI juga telah mencatatkan berbagai prestasi. Pada posisi 2017 tercatat perolehan laba sebesar Rp 378 miliar, tumbuh 105% dari tahun sebelumnya, serta berbagai award yang diperoleh baik dari sisi bisnis Bancasurrance maupun dari sisi services.

Layanan unggulan yang dimiliki BNI Life adalah Claim 25 Menit serta Customer Portal yang merupakan layanan asuransi digital bagi nasabah. BNI Multifinance tak ketinggalan mencatatkan prestasi, pada 2017 tercatat laba Rp 27 miliar atau tumbuh 265% dari tahun sebelumnya.

BNI Multifinance menyediakan layanan pembiayaan menyeluruh baik untuk segmen konsumer maupun produktif, utamanya alat berat dan kebutuhan investasi lainnya bagi perusahaan atau industri.

BNI Sekuritas dan BNI Asset Management sebagai anak perusahaan BNI yang bergerak di bidang pasar modal pun turut melengkapi layanan BNI Group melalui produk dan layanan investasi yang kompetitif. BNI Sekuritas memiliki online trading platform yang reliable yaitu E-Smart (apps) dan Zaisan (web), serta BNI Asset Management dengan produk reksadana dengan return rate yang bersaing. Secara konsolidasi, kedua perusahaan tersebut telah mencatatkan laba Rp 11 miliar pada 2017.

Sesuai dengan Visi BNI menjadi Lembaga Keuangan yang Unggul dalam Layanan dan Kinerja, BNI Group senantiasa menyediakan layanan produk dan jasa keuangan yang menyeluruh sebagai one stop financial services bagi nasabah. Hal ini dapat terwujud melalui sinergi yang kuat dari BNI dan seluruh Perusahaan


Ekspansi BNI Sekuritas

BNI Sekuritas merupakan anak usaha BNI yang bergerak di pasar modal dengan memberikan layanan perantara pedagang efek dan penjamin emisi efek. Memasuki 2018, BNI Sekuritas kembali menghadirkan inovasi inovasi yang memberikan kemudahan bagi segenap nasabah BNI dan pelaku pasar modal.

BNI Sekuritas adalah perusahaan sekuritas pertama milik BUMN yang menghadirkan layanan Online Trading dengan 2 produk unggulan yaitu e-Smart, layanan online trading berbasis mobile dan Zaisan, layanan online trading berbasis web.

Sampai dengan 31 Januari 2018, jumlah nasabah online trading BNI Sekuritas adalah sebanyak 77.985 nasabah. Sebagian besar merupakan nasabah yang bertransaksi secara online, baik melalui web maupun aplikasi.

Pada tahun 2018 ini, BNI Sekuritas kembali melakukan investasi yang cukup besar untuk melakukan upgrade system online trading agar dapat mengikuti perkembangan technology informasi yang begitu cepat. Salah satu produk yang dalam waktu dekat akan diluncurkan adalah BNI Sekuritas Mutual Unity yang merupakan aplikasi berbasis web yang dapat digunakan oleh seluruh nasabah BNI Sekuritas maupun pelaku pasar modal lainnya.

Tujuannya adalah untuk membeli produk reksadana dari berbagai perusahaan asset management atau asuransi yang menjual produk reksadana. Ke depan BNI Sekuritas Mutual Unity akan dikembangkan agar para pelaku pasar modal dapat membeli Obligasi Negara maupun Obligasi Korporat dan melakukan transaksi pada pasar uang melalui aplikasi tersebut.

Di awal 2018 ini, BNI Sekuritas juga telah melakukan soft launching layanan call center kepada para nasabah BNI Sekuritas. Layanan Call Center ini sudah dipersiapkan secara matang oleh BNI Sekuritas sejak tahun lalu. Didukung dengan tenaga yang terlatih dan teknologi call center terkini, diharapkan layanan ini dapat menjawab segala kebutuhan nasabah BNI Sekuritas.

Layanan Call Center 14016 BNI Sekuritas saat ini beroperasi sesuai hari bursa dan dibuka mulai pukul 08.00- 17.00 WIB serta Call Center 14016.

BNI Sekuritas dapat melayani informasi pembukaan rekening, status aplikasi, informasi portofolio saham nasabah maupun solusi atas permasalahan nasabah dalam melakukan transaksi saham.

Presiden Direktur BNI Sekuritas, Adiyasa, mengatakan seiring dengan perkembangan transaksi saham secara online yang terus meningkat, maka kami terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada nasabah BNI Sekuritas khususnya nasabah online trading dengan meluncurkan layanan call center 14016.

"Bagi kami, Kenyamanan dan kemudahan nasabah untuk bertransaksi merupakan prioritas kami," kata Adiyasa.


BNI Asset Management Tawarkan Reksa Dana IDX30

Di akhir penghujung tahun 2017, BNI Asset Management telah meluncurkan Reksa Dana BNI-AM Indeks IDX30 (BNI30). Indeks IDX30 terdiri dari 30 saham di manaseluruh konstituennya dipilih dari konstituen indeks LQ45 yang merupakan saham-saham dengan likuiditas perdagangan yang tinggi dan memiliki kapitalisasi besar, dan untuk pilihan sahamnya sendiri mengacu pada pilihan saham Indeks IDX30.

Direktur Utama BNI AM Reita Farianti mengatakan tujuan dibentuknya RD BNI-AM Indeks IDX30 adalah sebagai alternatif pilihan bagi investor yang menginginkan strategi investasi pasif. 3 Tahun terakhir sebagian besar Reksa Dana pengelolaan aktif kesulitan untuk mengalahkan tolak ukur.

"Indeks IDX30 kami pilih karena merupakan saham-saham yang memiliki kapitalisasi terbesar dan likuiditas perdagangan yang tinggi," kata Reita Farianti Dirut BNI AM.

Saat ini BNI Asset Management juga mempunyai RD Saham Inspiring yang masih menjadi andalan BNI-AM bagi Investor yang menginginkan strategi aktif, mengingat RD Saham Inspiring dikelola dengan dukungan tim investasi yang solid serta strategi investasi yang berinvestasi pada saham-saham pilihan yang memiliki kapitalisasi besar dan likuid dengan pendekatan analisa kualitatif (prospek usaha, strategi manajemen, Good Corporate Governance ) dan kuantitatif (ekspektasi pertumbuhan laba bersih, profitabilitas, valuasi), dengan kinerja return YTD tanggal 22 Desember 2017 sebesar 12.74%.

Kinerja RD BNI-AM Indeks IDX30 tentunya ditopang oleh kondisi perekonomian Indonesia yang terus memberikan hasil-hasil positif, Reita Farianti Dirut BNI AM. menambahkan mengatakan Kuatnya fundamental ekonomi Indonesia yang tercermin dari pertumbuhan GDP stabil di atas 5%, stabilnya nilai tukar rupiah, dan keberhasilan pemerintah menjaga inflasi rendah akan menjadi sentiment positif bagi pergerakan IHSG.

Kuatnya fundamental Ekonomi Indonesia mendorong lembaga pemeringkat Fitch Rating menaikan peringkat utang Indonesia dari BBB menjadi BBB.

Ke depannya, pihaknya melihat besar peluang bagi lembaga pemeringkat internasional lainnya seperti S&P dan Moodys untuk menyusul langkah Fitch menaikkan rating Indonesia. Hal ini diharapkan akan mendorong aliran dana asing yang akan berinvestasi di pasar modal Indonesia yang tentunya akan berdampak positif bagi pergerakan IDX 30.

"Karena dana asing ini tentunya mayoritas akan berinvestasi pada saham-saham kaptalisasi besar yang merupakan konstituen dari IDX 30," kata Reita Farianti Dirut BNI AM.

Pembentukan RD BNI-AM Indeks IDX30 selain dengan pengelolaan secara profesional yang dilakukan oleh BNI AM, pembentukan RD BNI-AM Indeks IDX30 juga merupakan bagian dari kuatnya sinergi antara BNI dan anak usaha BNI lainnya. Selain investor institusi yang terdiri dari pengelola dana pensiun dan perusahaan asuransi, BNI Life (anak usaha BNI di bidang asuransi) juga mempercayakan investasinya pada RD BNI-AM Indeks IDX30.


BNI Life Cetak Laba

Kinerja asuransi BNI Life di akhir tahun 2017 membukukan pertumbuhan yang sangat baik dengan laba bersih (audited) 104% dari tahun lalu sebesar Rp 375 miliar.

"Hal itu ditopang oleh peningkatan produksi premi dan hasil investasi yang signifikan sedangkan total gross premi 2017 Rp 5,7 triliun," kata Direktur BNI Life, Intan Abdams Katoppo.

Pertumbuhan gross premi audited tahun 2017 mengalami pertumbuhan 20% dari tahun 2016. Kontribusi berasal dari hasil investasi tercatat mencapai Rp 1,3 triliun sepanjang 2017. Realisasi itu bertumbuh sekitar 30,5% dibandingkan hasil investasi pada tahun 2016 dan selebihnya datang dari premi kanal:

- Bancassurance Rp 4,2 triliun yang mengalami peningkatan 25% dari tahun lalu.

- Agency Rp 332 miliar dari tahun sebelumnya Rp 243,3 miliar,

- Employee Benefit tahun 2017 naik menjadi Rp 1,18 triliun, sedangkan untuk syariah ujroh tahun ini Rp 69 miliar.

"Disamping meningkatkan bisnis, BNI Life juga meningkatkan kualitas pelayanannya untuk nasabah melalui dengan menyediakan 7 Customer Care Center di beberapa kota antara lain Jakarta, Bandung, Denpasar, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Palembang. Saat ini BNI Life merupakan satu satunya perusahaan asuransi yang memiliki proses klaim tercepat yaitu hanya dalam waktu 25 menit," tutup Intan.



GRUP BNI