BNI Asset Management Kelola Dana Rp20,3 Triliun Per Januari 2018

Selasa, 20 Februari 2018 | 08:40



AKURAT.CO, Direktur Utama BNI Asset Management Reita Farianti mengatakan pihaknya telah mengelola dana kelolaan atau aset under management (AUM) sebesar Rp20,3 triliun per Januari 2018 dari total target dana kelolaan sebesar Rp24 triliun di sepanjang tahun ini. Menurutnya, porsi terbesar berasal dari reksa dana saham.

"Sudah Rp20,3 triliun per Januari 2018, dari target kita sekitar Rp24 triliun. Kita perlu additional untuk itu. ‎Porsinya macam-macam, 30 persen pasar uang, fix income 30 persen, saham 40 persen," jelasnya ketika ditemui di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (19/02).


Reita mengungkapkan, demi menggenjot dana kelolaan pihaknya terus mengembangkan kerja sama, salahsatunya mengelola dana kelolaan dari alumni ITB, dimana dana tersebut dinamakan reksa dana pendapatan dana Harmoni ITB.

"Reksa dana kelolaan ITB itu usianya belum sampai satu tahun, perkiraan di Oktober 2017, itu dana kelolaan yang kita kelola sekitar Rp200 miliar," ujarnya.

Sekadar informasi, BNI melalui anak perusahaannya BNI Asset Management telah menerbitkan Reksadana Harmoni ITB ini sebagai wujud Total Solution yang diberikan BNI kepada ITB, salah satu universitas yang sudah mendapatkan layanan BNI sejak awal-awal masa pendirian bank tersebut.

Reksa Dana Pendapatan Tetap ITB Harmoni BNI-AM ini merupakan Reksa Dana pendapatan tetap yang bertujuan untuk mendapatkan bunga dan apresiasi nilai pokok (dalam hal efek bersifat utang atau instrumen lain yang memungkinkan)

Sebagai salah seorang alumni ITB, ia mengaku bahwa program dana kelolaan alumni ITB ini sangat didukung oleh perusahaan karena potensinya yang sangat besar untuk dikelola.

"Yang terpenting dari semua program yang dilakukan BNI dapat mensupport infrastruktur karena itu memang sudah menjadi komitmen BNI sendiri untuk bisa mensupport infrastruktur pemerintah,"pungkasnya. 

http://ekonomi.akurat.co/id-167754-read--bni-asset-management-kelola-dana-rp203-triliun-per-januari-2018
GRUP BNI