Januari, BNI Asset Management Telah Mengelola Dana Rp20,3 Triliun

Minggu, 18 Februari 2018 | 08:57


PT BNI Asset Management menyatakan perusahaan telah mengelola dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp20,3 triliun per Januari 2018, dari total target dana‎ kelolaan sebesar Rp24 triliun di sepanjang tahun ini. Porsi paling besar datang dari reksa dana saham.

"Sudah Rp20,3 triliun per Januari 2018, dari target kita sekitar Rp24 triliun. Kita perlu additional untuk itu. ‎Porsinya macam-macam, 30 persen pasar uang, fix income 30 persen, saham 40 persen," kata Direktur Utama BNI Asset Management Reita Farianti, ditemui di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Senin, 19 Februari 2018.


‎Demi menggenjot dana kelolaan, Reita menyatakan, perusahaan terus mengembangkan sayapnya, salah satunya mengelola dana kelolaan para alumni ITB. Dana kelolaan tersebut dinamakan reksa dana pendapatan dana harmoni ITB.

"Reksa dana kelolaan ITB itu usianya belum sampai satu tahun, perkiraan di Oktober 2017, itu dana kelolaan yang kita kelola sekitar Rp200 miliar," papar dia.

Program dana kelolaan alumni ITB, dia mengaku, perusahaan sangat mendukung. Karena, potensinya sangat besar untuk dikelola.  "Pokoknya untuk program ITB, dari semua alumni ITB, BNI Asset Management kita support yah untuk ITB," jelas Reita yang juga alumni dari ITB.

‎Pada akhir tahun lalu, sambung Reita, perusahaan juga telah meluncurkan indeks fund IDX30. Peluncuran memang sangat cepat, karena ‎target awalnya pada awal tahun ini."Untuk reksa dana di indeks fund IDX30, mudah-mudahan sampai Rp1 triliun. Itu yang baru kita luncurkan pada akhir Desember 2017 lalu," tukas Reita.


GRUP BNI