Kenalkan Investasi Reksa Dana, BNI Asset Management Gandeng Generasi Millenials

Kamis, 22 Maret 2018 | 04:00




BNI  Asset Management (selanjutnya disebut BNI-AM) gencar sosialisasi dan edukasi mengenai investasi Reksa Dana dihadapan generasi millennials yang merupakan salah satu cara yang dilakukan BNI-AM dalam meningkatkan literasi keuangan sebagaimana yang dihimbau oleh OJK bagi seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).

Untuk memperkenalkan investasi Reksa Dana sejak dini, BNI-AM menggandeng komunitas Investhink.id dan Ikatan Mahasiswa Elektro (IME) UI untuk memperkenalkan Investasi Reksa Dana ke seluruh mahasiswa – mahasiswa Universitas Indonesia (UI) maupun mahasiswa dari Universitas sekitar Kampus UI Depok. Tema yang diusung dalam workshop ini yaitu “Investasi Saham dan Reksa Dana untuk  Generasi Millenials”, yang dilaksanakan Auditorium Gedung Mochtar Riady Plaza Quantum (MRPQ) Fakultas Teknik Univesitas Indonesia, Kamis, (22/3/2018).  Dalam kesempatan ini BNI-AM bersinergi dengan BNI dan BNI Sekuritas sebagai Agen Penjual Reksa Dana

Investhink adalah komunitas investor muda generasi milenial yang anggotanya telah mulai berinvestasi di pasar modal dalam 2 (dua) tahun terakhir. Malik Adhi, co-founder Investhink Indonesia, mengatakan pihaknya ingin memperkenalkan kepada generasi millennial untuk mulai melek berinvestasi di usia muda. “Bahwa investasi bukan merupakan hal yang rumit dan mahal, tetapi investasi dapat dimulai dengan mudah, murah dan menyenangkan.”



Reita Farianti selaku Direktur Utama BNI-AM optimis minat mahasiswa atau generasi millennial lainnya untuk berinvestasi di Reksa Dana akan meningkat di Tahun 2018 ini. “Kami berharap kaum milenial, terutama mahasiswa lebih cepat memahami investasi Reksa Dana dan saham, mempraktekkannya berinvestasi sebagai kebutuhan dan gaya hidup mereka, karena murah dimulai dari 100.000,- saja sudah dapat berinvestasi”. Selain itu dengan berinvestasi di Reksa Dana, juga memiliki tujuan jangka panjang sebagai bagian dari perencanaan keuangan melalui instrumen investasi yang bisa memberikan imbal hasil diatas nilai inflasi untuk mewujudkan kebutuhan di usia pensiun nanti” demikian imbuh Reita.

Dalam pemaparannya di workshop hari ini BNI-AM akan memberikan wawasan investasi pada instrumen-instrumen produk pasar modal terutama Reksa Dana BNI-AM Makara Investasi sebagai produk Reksa Dana yang dibentuk hasil kerjasama BNI-AM dengan UI untuk mengembangkan Dana Abadi UI.

Sementara itu Drs Erwin Nurdin MSi – Direktur Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni Universitas Indonesia menyampaikan bahwa Universitas Indonesia bekerjasama dengan BNI-AM telah meluncurkan produk Reksa Dana Makara Investasi ini sejak Desember 2016. Reksa Dana BNI-AM Makara Investasi merupakan salah satu strategi untuk mengembangkan Dana Abadi UI yang dimiliki Universitas Indonesia. Reksa Dana ini dilahirkan tidak hanya bagi civitas akademika UI tetapi ditawarkan juga bagi masyarakat umum untuk berinvestasi sekaligus berpartisipasi turut membangun UI melalui investasi di Reksa Dana ini.

Reita menambahkan “Dengan berinvestasi di Reksa Dana BNI-AM Makara Investasi teman-teman mahasiswa dan seluruh civitas akademika dapat memulai belajar untuk berinvestasi, mulai dari Rp100.000, dimana mahasiswa dapat memilih kategori Investasi Reguler atau yang Platinum. Kategori Reksa Dana yang Reguler, Investor berhak atas seluruh Unit penyertaan dan tetap mendapatkan seluruh hasil investasinya , sedangkan yang kategori  Investasi Platinum BNI-AM Makara Investasi, bersifat donasi dan hasilnya akan disumbangkan ke Universitas Indonesia ” jelas Reita Farianti – Dirut BNI AM.



Selain memperkenalkan RD Makara Investasi, pada event tersebut BNI-AM juga memperkenalkan Reksa Dana Indeks BNI30 sebagai salah satu jenis Reksa dana pasif yang diluncurkan BNI-AM tahun 2017. Reksa Dana BNI30 ini tujuan investasinya mereplikasi dari kinerja Indeks 30 yang dikeluarkan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdiri dari 30 saham emiten dengan nilai kapitalisasi terbesar dan terlikuid di BEI. Dengan memiliki Reksadana BNI30, investor seakan membeli masa depan Indonesia karena saham-saham yang  masuk di Indeks 30 merupakan saham perusahaan berfundamental baik dari berbagai industri yang memiliki prospek positif.  

GRUP BNI