Ramal pergerakan IHSG rupiah saat dibayangi ragam sentimen
Jumat, 10 Juli 2026
Jakarta, CNBC Indonesia- Rilis data ekonomi RI yang mencatat adanya kenaikan inflasi, deficit neraca dagang hingga terkontraksinya PMI Manufaktur menjadi
sentiment yang menjadi perhatian para pelaku pasar keuangan RI.
Chief Investment Officer BNI Asset Management, Farash Farich menilai rilis data ekonomi ini merupakan 'lagging indicator' yang menjadi
cerminan kondisi ekonomi RI termasuk mengkonfirmasi penyebab pelemahan nilai tukar Rupiah pada Kuartal II-2026 hingga pergerakan
pasar saham dan obligasi.
Di sisi lain, sentiment global terkait perkembangan geopolitik Timur Tengah turut mempengaruhi pasar keuangan RI termasuk arah kebijakan fiskal
dan moneter Bank Indonesia yang telah mengerek suku bunga acuan BI Rate.
Seperti apa pelaku pasar melihat sentiment yang membayangi pasar keuangan RI?
Selengkapnya simak ulasan Farash Farich dengan Chief Investment Officer BNI Asset Management, dalam Squawk Box CNBC Indonesia (Jum'at, 10/07/2026)